27 October 2009

Indonesia Raja Energi Biofuel Dunia


Diperkirakan cadangan energi fosil kita akan habis dalam jangka waktu 40 tahun kedepan dan akan terjadi krisis energi didunia, lantas upaya apakah yang dilakukan oleh negara-negara didunia untuk mengatasi krisis energi ini…??? Adanya kesepakatan “80:20″ diantara negara-negara didunia yang artinya negara tersebut harus bisa mengurangi gas emisi buangannya sampai dengan 80% dalam kurun waktu 20 tahun.

Biofuel salah satu solusi untuk permasalahan diatas
Biofuel adalah bahan bakar nabati hasil dari proses pengolahan bahan organik, yang mampu menyerap karbondioksida sebagai penyebab tingginya efek rumah kaca – bahan bakar yang ramah lingkungan. Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah untuk diolah menjadi energi Biofuel, diantaranya: ganggang laut, kelapa sawit, bunga matahari, jarak pagar, singkong, dan kedelai. Semua tanaman ini dapat tumbuh dengan mudahnya diatas tanah qita yang subur.

Tetapi sangat disayangkan, kenyataannya saat ini posisi Indonesia masih jauh dibelakang negara lain seperti Amerika, Jepang, dan Brazil, padahal kemampuan Indonesia dalam menghasilkan sumber daya alam Biofuel diatas mereka Ketidak konsistenan pemerintah dalam mensubsidi penelitian para ilmuwan dalam hal energi Biofuel menyebabkan hasil penelitian tersendat-sendat (menurut pak hudori)… kemungkinannya karena harga energi fosil yang kembali turun baru2 ini.

Dibandingkan dengan negara Brazil contohnya, sudah jauh lebih maju… karena pemerintah Brazil telah menyiapkan dana untuk kemajuan penelitian yang ga boleh diganggu gugat,, intinya mereka konsisten demi kemajuan perkembangan energi biofuel.

Selain itu pemerintah juga membatasi pengolahan Biofuel maksimal hanya 5%, karena dikhawatirkan terjadi krisis pangan… kurangnya lahan juga menjadi salah satu penyebab terhambatnya perkembangan energi Biofuel di Indonesia, karena banyak lahan pakan yang dikonversi menjadi lahan kelapa sawit. Sebenarnya masih banyak lagi potensi energi pengganti seperti air, biothermal, dan hydrogen, hanya saja masih belum mencukupi kebutuhan yang ada untuk menggantikan energi fosil.

Apabila dilihat, potensi ganggang laut untuk menjadi sumber energi Biofuel sangatlah besar, karena garis pantai yang dimiliki Indonesia merupakan yang terpanjang didunia, dan ini menjadi tugas rumah dari Departemen perikanan dan kelautan untuk mengembangkannya. menjaga potensi alam yang ada dan konsisten dalam mengembangkannya dapat menjadikan Indonesia Raja Energi Biofuel di Dunia, selain solusi mengurangi polusi sekaligus dapat menyerap tenaga kerja yang besar pula.


Written by Raya http://rayyaa.wordpress.com
Taken from http://www.den.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=49&Itemid=27

No comments:

Post a Comment