04 February 2010

Sekitar Mahakam (Borneo - Season 3C)

-->
Cyberedhoy, Delta Mahakam
03.02.10

Selama di Borneo, gue melihat, merasa dan gak bisa berbuat apa2 lihat hutan yang udah gundul. Ditambah lagi pesatnya pengembangan area industri migas dan batu bara. Dari Sungai Mahakam terlihat sebagian daratan sanga-sanga terdapat aktivitas penggalian batubara baik yang resmi maupun illegal. Setiap hari berton-ton kapal batubara seliweran lewat Mahakam. Gak tau mau dibawa kemana, katanya sih ke Jepang.

(The River & The Village of Mahakam)

Sungai mahakam* adalah sungai terbesar yang membelah Kalimantan Timur dan bermuara di selat Makasar. Panjangnya sekitar 920 km melintasi Kabupaten Kutai Barat di bagian hulu hingga Kabupaten Kutai Kartanegara di bagian hilir. Mahakam juga habitat lumba-lumba air tawar/pesut yang terancam punah, berbagai jenis burung yang dilindungi, dll.

Kalau kita lihat hampir penduduk sekitar Mahakam hidup sebagai petani dan nelayan, sungai sebagai sumber penghidupan dan sarana transportasi antar kampong nelayan. Gak cuma penduduk sekitar, tapi dari jaman Kerajaan Kutai perairan ini memang jalur transportasi internasional. Hampir taip hari Gue bisa liat kapal ferry lewat, kapal pengangkut kayu (mungkin hasil illegal logging), kapal batubara, sampe ketinting (perahu klotok nelayan) seliweran disini.

Di foto terlampir sisi eksotis Mahakam masih bisa diliat pas ada pelangi, sunset sampe bintang2 malam tang bertaburan di langitnya yang bersih. Namun saying, pembabatan hutan dan banyaknya tambak udah di dalam areal hutan sekitar Mahakam bisa jadi bom waktu naiknya suhu di permukaan. Terlebih ini daerah katulistiwa, curah hujan di sini cukup tinggi di bulan Desember dan Mei. Makanya gak heran kalo di daerah tepian, khususnya pelabuhan Samarinda sering kebanjiran kalo air pasang apalagi kalo musim hujan.

Edhoy says "stop perusakan hutan!!"



Re-written & Photo by Edhoy.
© 2010 Cyberedhoy live in Borneo.

No comments:

Post a Comment