28 April 2010

Goa Maria Jatiningsih (Yogya coret 2.4)

Cyberedhoy, Jatiningsih
25.04.10

Nah, berikut waktu di saat terakhir hari kedua di Yogya coret, kita sempetin ziarah ke Goa Maria di Jatiningsih. Lucu banget deh, pas kita sampe tuh lagi ada Misa, dan Romo kotbah yang sangat menyinggung kehadiran kita. Kayaknya dia terusik liat kita yang lusuh. Dateng ke Misa ada yang pake celana pendek, kaosan, sendal jepit, rambut acak2an (maklum naik motor sih), tapi yang paling lucu tuh bagian sindiran semua tertuju ke satu orang diantara kita berempat. Yup, siapa lagi kalo bukan LRG. hahaa....



Gua Maria Sendang Jatiningsih namanya. Gua ini berada di Dusun Jitar, Desa Sendangarum, Kec. Moyudan, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi atau umum (bus), sekitar 17 km arah barat Tugu Yogyakarta sebelum Jembatan Ngapak di atas Kali Progo.

“Di tempat ini kita meneng, agar wening dan dunung” adalah pesan Bapak Uskup pada tanggal 17 Desember 2000. Di tempat ini kita berdiam diri sejenak, agar dengan keheningan dan kekhusukan kita dapat menyiapkan hati dan batin kita untuk menyapa Allah Yang Maha Kuasa.

Lokasi yang juga tidak jauh dari rumah, membuat warga sangat akrab dengan Gua Maria di mana terdapat sumber mata air “Tirto Wening Banyu Panguripan” yang pernah diberkati oleh Uskup Purwokerto, Mgr. J. Sunarka, S.J. pada tanggal 27 Oktober 2002. Selain untuk meneng, kami dapat menikmati indahnya pemandangan alam di sekitar gua. Suara riak air Kali Progo menambah suasana di sini menjadi sangat eksotik.



© 2010 Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved.

No comments:

Post a Comment