12 June 2010

Fitting & ber-Ngalam di Warung

Cyberedhoy, J-town
12.06.10

Sabtu siang Gue & Lydia janjian ketemu Lenny Agustin di boutique-nya di kawasan Setia Budi Kuningan. Kali ini kita datang on time buat fitting setelah minggu lalu di cancel. Kali ini pula kita 'nge-bike ke sana. Sorry guys, foto2 fitting gak bisa dipublikasikan. Nanti aja pas kawinan gue, hehe...

Gak terasa sampe sore, dan kita memutuskan ikut Misa di Gereja Theresia sebelum pulang. Abis itu kelaperan, so kita makan berat di Warung Ngalam. Suatu kawasan remang2 di depan pijat segar sehat di samping hotel ibis jl Hasyim Ashari.

Di sini ada uniknya juga tuh, tiap menu namanya aneh2. Ternyata susunan hurufnya terbalik. Dibaca dari kanan ke kiri.ahaa...Warung ini menyediakan masakan Indonesia seperti: Rawon, Iga Bakar (recommended), Sop Iga, Sop Buntut, Soto Ayam, Soto Sulung, Pecel, Lontong Cap Gomeh, Cwi Mie, dan Bebek Goreng
Harga makanan berkisar antara 9,000-40,000


Tempatnya cukup nyaman dengan interior meja kayu panjang, dan bangku kayu bundar. Pencahayaan cukup, dengan variasi lampu 5 watt yang berjejer di sekeliling warung. Jangan takut kepanasan karena tersedia beberapa kipas angin yang bisa mengusir gerah. Makanannya enak, dengan porsi santun (untuk porsi yang sedang dan tidak terlalu banyak), dan suasananya cukup bersih.

Pak Hariono, pemilik warung ini ternyata temen kuliah Lydia di MMUI. Beliau adalah juga pemilik pijat keluarga Bersih Sehat dan resoran Jepang Midori. Yang menarik adalah beliau adalah adik kelas saya (dilihat dari tahun pendaftaran) di MMUI.

Ternyata warung ini didirikan untuk sumber dari thesis beliau. Sebagai seorang enterpreneur yang telah makan asam-garam selama lebih dari 25 tahun, tentunya saya tidak meragukan pengalaman, dan kemampuan beliau. Namun beliau mempunyai tujuan untuk mempraktekkan teori-teori yang beliau pelajari di MM di warung ini, untuk melihat apakah benar teori-teori itu applicable dalam praktek. Mulai dari pembuatan tempat (beliau mengukur lebar minimal yang diperlukan untuk pengunjung duduk disisi kiri dan kanan, dengan jalan untuk pelayan mengantarkan makanan, agar tidak sampai mengganggu pengunjung, dengan cara beliau membawa baki sambil mengukur jarak dengan bangku pengunjung), perkembangan modal yang disetorkan, masa promosi (dengan uang 10,000 bisa makan lengkap contoh Rawon + Nasi + Kerupuk + Minum), setelah masa promosi (terjadi customer selection setelah harga biasa berlaku).


Reference : http://pr1e.multiply.com/reviews/item/29
Written & photos by Edhoy
© 2010 by Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved

No comments:

Post a Comment