19 September 2010

Monyet Jalanan

Cyberedhoy, J-Town
19.09.10

Jakarta 'gak cuma dibanjiri anak jalanan mengais rejeki di jalan, tapi juga merubah orientasi abang-abang topeng monyet buat unjug gigi. Mungkin daripada capek keliling dari kampung ke kampung menjajakan atraksi monyetnya, sekarang mereka banyak mangkal di pinggir jalan. Sekitar lampu merah atau pas putaran balik.

Pertama kali Gue liat atraksi unik ini pas mau ke Kelapa Gading dari tahun lalu. Tepatnya pas di puteran balik kalo kita dari arah Kemayoran, setelah fly over di seberang Mall Artha Gading. Lucu-lucu liatin monyet dibekali atribut mulai dari topeng boneka, ayunan kuda, sampe sepeda. Ternyata fenomena ini gak cuma di situ. Dari penerawangan Gue aja, di sekitar Tebet arah Pancoran pas depan EF juga ada. Nah, kalo loe mau ke Citos, puter balik sebelum jalan Fatmawati juga ada tuh.



Sebenarnya Monyet yang melakukan atraksi-atraksi ini diiringi dengan musik yang dimainkan olah satu atau beberapa orang. Alat musik yang dimainkan biasanya berupa gendang kecil yang dimainkan dengan satu tangan sedangkan tangan yang lain memegang tali pengikat monyet. Pertunjukan ini dimainkan secara berkeliling dari satu tempat ke tempat lain di daerah kawasan permukiman. Penontonnya kebanyakan anak-anak. Karena itu, kedatangan rombongan topeng monyet selalu disambut gembira oleh anak-anak. Kegembiraan anak-anak ini menjadi rezeki bagi rombongan topeng monyet. Uang saweran dari warga merupakan sumber nafkah mereka menghidupi keluarga.

Kesimpulan gue sih itu monyet sebenernya malu minta duit di pinggir jalan, buktinya mereka pake topeng. hahaha!


Written & photos by Edhoy
© 2010 by Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved

No comments:

Post a Comment