07 August 2011

Another Day In Paradise

Cyberedhoy, GBS Field
 07.08.11

Ada yang bilang tinggal di AWB Jaya Installer 10 ini surga dan kerja di QPS Topside itu neraka. Coba aja banyangin, seminggu pertama puasa buat yang kerja di QPS mungkin yang paling berat. Kenapa? Semua harus housekeeping beresin sisa sea fastening yang sudah enggak terpakai semacam kayu, kardus, sterofoam dan beresin material-material sisa ke tempat loading material yang terjangkau padestal crane untuk di turunin ke material boat terus dibuang ke darat.

 UACR Close Out for Housekeeping

Belum lagi kalo pas jam makan siang buat yang mau makan naik ke Roof Deck yang tingginya sekitar 45 meter dari boat landing platform (tempat mendarat kita di kolong QPS Topside dan area merokok juga). Hehe...bisa dibayangin dong buat yang punya kebiasaan merokok sehabis makan tentunya mesti punya niat turun ke bawah manual lewat stairway. Kalau enggak yah mesti rela istirahat di Roof Deck atau deck lain dan selain Boat Landing adalah area dilarang merokok. 

Buat yang tinggal di AWB tentunya enggak serepot di QPS, makan siang dan coffee break enggak kepanasan, makan di tempat yang lebih manusiawi dan kerjanya juga hampir enggak berat. Buat yang di office lebih ke paperwork dan supporting untuk kebutuhan di QPS. Jujur aja ritme kerja di offshore sini beda jauh sama di Yard dulu. Bayangin aja baru seminggu kita udah terima 30an UACR (unsafe act/condition report) atau laporan anomali yang berpotensi jadi peluang kecelakaan kerja karena aksi membahayakan seseorang atau kondisi lingkungan kerja yang tidak baik.

Sekedar gambaran aja sewaktu di Yard 1,5 tahun yang namanya UACR totalnya 115, nah ini baru seminggu sudah 30an. weleh, weleh...jadilah tim HSE lagi yang kebagian closing itu dan mesti debat sedikit sama klien karena kadang kita terima UACR dari mereka tidak lengkap penjelasannya atau tanpa foto. Jadi repot juga closing-nya. hehe...

Seminggu pertama sih paling sering jadi sorotan selain housekeeping tentu saja personnel transfer, dari AWB ke Crew Boat dan dari Crew Boat ke QPS Boat Landing Platform. Ada aja celah yang bisa jadi bahan anomali, mulai dari perilaku orangnya/unsafe act, sampai ke kondisi saat transfer unsafe condition-nya. Berbagai penjelasan sudah dilakuin lewat toolbox meeting, training, sampai puter video tentang personnel transfer. Memang butuh waktu buat pekerja yang kebanyakkan belum terbiasa kerja di offshore. hehe...

Close Out UACR for Personnel Transfer

Memang waktu seminggu enggak terasa, dan Gue seminggu pertama di offshore ikutan supporting tim SSHE di QPS Topside yang belepotan enggak karuan karena masalah housekeeping. It is normal when we start to  work at new location, after completed housekeeping the construction team ready to run the progress in the limited time at Bongkot Offshore.

Oh ya, untuk on the job training juga kita lakuin disela-sela standby kalau tidak boleh menyeberang ke QPS karena faktor cuaca karena ombak dan kecepatan angin lagi tinggi. Training First Aider misalnya, itu wajib diikutin sama anggota ERT (emergency response team) yang ditunjuk. Jadi tim dari SSHE dan Dokter melakukan training disaksikan pekerja lain yang ingin menambah wawasan. Jadi sewaktu-waktu ada kejadian di dekatnya tau kemana harus bertindak memberikan informasi ke ERT.




Written by Edhoy, Photos by Edhoy.
© 2011 Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved

No comments:

Post a Comment