18 December 2011

Kuliner Malam di Lembang

Cyberedhoy, Lembang
17.12.11

Jam 10:30 malam ini kita meluncur ke kawasan Geger Kalong, atau yang terkenal dengan singkatan Gerlong. Ada apa disitu? Menurut pak Wisnu yang kali ini jadi team leader kuliner kita, disana ada rumah makan jual daging kambing. Alamat lengkapnya di Jl. Geger Kalong Hilir No. 25-27, Bandung. Dari pertigaan jalan utama menuju Lembang, belok kiri dan adanya 200m sebelah kiri jalan. Di sini special jual Kambing Bakar.

Namanya sih mirip sama rumah makan Cairo yang pernah gue cicipin di Bangil. Soal rasa sih lebih enak di Bangil daripada di Bandung ini. Soalnya di sana ada Kambing Oven, jadi selain empuk, bumbunya meresap sampe ke dalam. Mantep! Sementara di Gerlong ini gue agak sial, udah gak kebagian paha kambing yang sexy, akhirnya dapet sepotong daging kambing yang di bakar dan cara makannya di cocol pake sambel kecap yang udah dikasih sebelumnya. hehe...


Di rumah makan ini tiga ukuran kambing bakar yang bisa kita pilih dengan harga yang beragam: 250gr (Rp.30rb), 350gr (Rp.42rb) dan 500gr (Rp.57rb). Gue tadi pilih yg 250gr dan tanpa nasi. Ternyata itu sudah cukup mengenyangkan. Tapi kalo yang memang biasa porsi jumbo tampaknya 500gr lebih mantap. Kambing Bakar Cairo ini menurut spanduk yang gue baca di situ kambing bakarnya NON-Kolesterol, karena kambing yang digunakan berusia 3 bulan sehingga kandungan kolesterolnya masih rendah serta dinetralisir dengan rempah-rempah dan dibakar kering. Hmmmm....


Selanjutnya, pas lewat pergantian tanggal tengah malam itu, sehabis makan berat tadi, kita meluncur lagi ke atas. Kali ini cari cemilan ringan macam roti bakar, pisang bakar, ketan bakar, wedang ronde, dan makanan tradisional lain di waktu malam. Tepatnya di sekitar pasar Lembang. Kalo siang ke atas dikit lagi itu tempat jual susu sapi murni aneka yang terkenal, kalo enggak salah namanya Kencana, warisan dari jaman Belanda.



Kali ini gue cobain ketan bakar, sama sekoteng. Untuk ukuran di daerah menurut gue sih harganya mahal nih, mosok sekoteng aja se cangkir 7 ribu. Lha, yang lewat depan rumah gue di Jakarta aja cuma 3 ribu. Paling mahal goceng lah. Ketan bakar juga dua potong gitu 8 ribu. ckckckck....tapi ya sudahlah, kuliner malam itu kita tutup jam 1:30 dini hari dan balik ke wisma. Jam 2 pagi semua udah masuk kamar dan terlelap sampe 'ngelap iler. haha...



Written & Photos by Edhoy
© 2011 by Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved

No comments:

Post a Comment