20 April 2012

Menerawang Pulau Gili Trawangan

Cyberedhoy, Lombok
20.04.12

Akhirnya kita menyeberang juga setelah hampir dua jam berjibaku dengan pemandangan seru dan jalan berkelok-kelok sepanjang pesisir Senggigi. Kali ini kita sudah terdampar di kapal motor berkapasitas 20 orang untuk menyeberang ke kawasan pulau Gili. Tujuan kita ke Pulau Gili Terwangan, tapi sengaja diputar dulu sama nahkodanya yang cuek cengegesan di bagian belakang perahu motor ini. Kita keliling ke pulau Gili Air dan Pulau Gili Meno dulu sebelum merapat di Pulau Gili Terawangan.


Selama di perahu, sepertinya teman-teman Lydia sudah sadar safety nih. Pada minta life jacket buat dipake selama di perahu. hehe....maklum deh, mungkin karena sebagian besar dari oil company. Sekitar 40 menit kita menyeberang, akhirnya sampai juga di sebelah timur pulau Gili Trawangan, pulau ini yang terbesar dari ketiga pulau Gili lainnya, memiliki panjang 3 km dan lebar 2 km.

Di sini fasilitas untuk wisatawan paling beragam. Kendaraan yang diperbolehkan hanya dokar/andong yang di sini disebut Cidomo, sama sepeda. Kendaraan bermotor tidak boleh biar enggak berisik dan polusi kali yah. Sepanjang pulau bagian timur, banyak banget yang namanya bar dan cafe tempat nongkrong yang hampir semuanya diisi sama orang bule. Lain-lain lebih suka wisata bahari semacam snorkeling lihat pemandangan bawah laut dan scuba driving.
pak Kamto sebagai tour guide kasih pengarahan sebelum acara bebas untuk kumpul di tempat pertama kita mendarat saat pulang nanti jam 2 siang. Jadi pas acara bebas langsung aja gue dan Lydia jalan-jalan menyusuri pulau Gili Trawangan yang eksotis ini.

Nah, enaknya kalau panas-panas gini emang seger minum ice cream. Kebetulan enggak jauh dari kita rental sepeda ada kedai ice cream dari Italy. Langsung aja deh pesen seporsi, serasa, seharga 15 ribu perak. Sluuurpphh, yummy....

Ternyata di sana ada juga tempat penakaran kura-kura yang diresmikan sama Garuda Indonesia. Banyak anak-anak bule seneng lihat kura-kura dan mereka ikutan kasih daging cincang yang lagi dipotong-potong penjaganya. seru yah, untung enggak diajarin kung fu biar jadi kura-kura ninja.

Sekitar beberapa kilo meter dari tempat start, kita sempatkan dulu cobain minuman dan cemilan di Vila Ombak. Panas banget boo...jadi istirahat dulu di cafe ombak yang pas di pinggir pantai dengan pasir putihnya. Gue langsung aja berbaur dengan butiran pasir terhampar sambil 'ngumpulin terumbu karang yang unik buat aquarium di rumah.

Sambil menerawang ke ujung horizon, gue merasa hebat banget, dahsyat alam nusantara ini. Pataya di Thailand enggak ada apa-apanya, apalagi tempat syuting the Beach itu. beeh...ini Lombok, lebih garang pedasnya dari ukuran fenomena dari pantai manapun yang ada. The best place untuk berdamai dengan alam.


Written & Photos by Edhoy
© 2012 by Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved

No comments:

Post a Comment