03 June 2012

3.5 Dekade

Cyberedhoy, J-Town
03.06.12

Gak terasa nih 3.5 dekade sudah gue melihat dunia, dilahirkan meski gak pernah diminta atau direncanain. Sebab kalo gue pikir-pikir yang selalu direncanain blom tentu ada hasilnya. Kata orang bijak "kita boleh berencana tapi Tuhan juga punya rencana lain". So gimana cara biar itu sejalan ya? Bikin rencana lagi yang bener dengan action plan yang sempurna? hehe...yakin berhasil? gak ada yang jamin 100% apa yang kita rencanain berhasil 100%. Bahkan Einstein melakukan 1000x kesalahan dalam percobaannya sebelum menemukan teori relativitas. Itu aja kuncinya, don't give up!


Minggu lalu gue main ke Gramedia, baca buku tapi gue lupa judulnya, yang gue inget (karena gue foto) kalimatnya seperti ini :
Rencana itu tidak ada
Fokus pada kelebihan, bukan kekurangan
Dirimu bukan pusat dunia
Kegigihan mengalahkan bakat
Buatlah kesalahan sempurna
Tinggalkan kesan mendalam

Kalau diartikan dikehidupan gue nih, menurut ilmu gerontologi, ilmu tentang warga usia lanjut, mengatakan bahwa pada dasarnya setiap orang memiliki tiga jenis usia, yaitu usia kronologis, usia biologis, dan usia psikologis. Usia kronologis dan usia biologis itu alamiah, tidak bisa dielakkan. Sedangkan usia psikologis tergantung pada pilihan kita sendiri. Kalau kita, memiliki hati yang selalu bersukacita, hidup yang bersyukur dan pikiran yang terarah pada hal-hal yang positif dan membangun, maka usia psikologis kita akan sehat. Selanjutnya, hal itu akan berdampak positif terhadap hidup keseharian kita. Dan dengan demikian, kita juga bisa menjadikan hidup kita senantiasa berguna serta bermakna.


Kalau gak percaya coba deh, manusia pasti cenderung lebih mudah mengeluh atau bersungut-sungut daripada bersyukur; lebih mudah melihat hal-hal yang kurang daripada hal-hal baik dalam hidupnya. Makanya itu harus dilawan; jangan dituruti, apalagi dijadikan kebiasaan. Caranya, fokuskan pikiran pada hal-hal yang baik dalam hidup ini, dan berusahalah untuk selalu berkata positif.

Barusan gue Misa di Paroki Santo Ignatius di Jalan Malang. Pas kebetulan parkir datengnya pertama, di sana ada tukang parkirnya yang sempat obrol karena dia tau gue bukan dari Paroki situ. So, bapak tua ini mengaku sudah 58 tahun jaga parkir di Gereja ini, loe tebak berapa kira-kira umurnya? 70an? lebih mungkin, hehe...tapi dia tetep semangat dan sehat. Dan gue, baru berumur 3.5 dekade. Hari ini gue dapet pelajaran berharga, "mengeluh dan bersyukur itu soal pilihan, usia bertambah bukan halangan untuk berkarya".

Ok, balik lagi ke kutipan buku di atas, kalo dipikir-pikir, mungkin pas seumuran gue dulu itu bapak tukang parkir punya kesempatan berkarya lebih dari sekedar tukang parkir, tapi mungkin dia rendah hati sekali jadi cukup jadi tukang parkir aja yang sudah bikin dia bahagia sampai tua segini. Bener-bener berkesan kali yah buat orang-orang yang mengenal pribadi beliau. Hidup tanpa beban, mengalir seperti air dan gak pernah merasakan kekurangan karena Tuhan selalu punya rencana lain di luar rencana kita.


Written & Photos by Edhoy
© 2012 by Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved

No comments:

Post a Comment