14 March 2015

Hello Volendam...

Cyberedhoy, Volendam
14.03.15

Salah satu tempat tujuan wisata wajib orang Indonesia sepertinya kawasan yang satu ini, yes, Volendam. Daerah pinggir laut yang sebenarnya mirip kampung nelayan tapi dikemas dengan gaya eksotisnya eropa lengkap dengan ciri khas foto dengan pakaian tradisional Belanda lengkap dengan jualan souvenirnya.

Volendam jaraknya sekitar 70km dari Utrecth dan ditempuh dengan waktu sejam lima menit dengan tanpa macet. Ini waktu tempuh kalau naik mobil pribadi lho, maklum waktu kita ke sana di anter sama mobil kakak. Kalau dari Amsterdam sekitar 20 km di Noord Holland.


Kalau dari mau naik bus atau kereta, bisa ambil rute kereta ke Amsterdam, turun di Amsterdam centraal, terus nyambung bus no. 316 jurusan Edam-Volendam via Marinapark, sekitar 8x halte dari Amsterdam Centraal itu. Lama perjalanan kurang lebih 30 menit lah. Setelah itu jalan kaki ke pesisir pantainya sekitar 5 menit.

Segerlah jalan kaki di sini, gak ada polusi. kedinginan iya, hehe...






Selama perjalanan, dari dalam mobil, kita melewati rumah-rumah yang unik, dan ternyata sebenarnya kota ini berada dibawah permukaan laut. FYI, 40% wilayah Belanda berada di posisi lebih rendah dari laut. Tapi kok gak banjir ya? hehe...Belanda sangat terkenal akan pembangunan dam mereka yang mampu menahan air laut dan menciptakan daratan baru dari bagian yang sebelumnya adalah laut, kota Volendam inilah hasil nyatanya.

Walaupun berada dipinggir laut dan sebelumnya merupakan kota nelayan, kota ini sangat nyaman, mungil, dan unik-unik bentuk rumahnya. Kita sempat jalan-jalan dari parkiran mobil ke jalanan di pinggir pantainya yang sepi dan nyaman untuk lihat-lihat, perkampungan lebih sepi dibandingkan dengan bagian depan pantai yang penuh dengan toko souvenir dan turis.




Bukti banyaknya orang Indonesia ke sini bisa dilihat dari foto-foto tokoh nasional, artis, bahkan orang-orang Indonesia yang fotonya di pajang di beberapa toko yang menyediakan jasa foto pakai pakaian tradisional Belanda. Sebut saja mulai dari Gus Dur, Megawati, Dim Syamsudin, Glen & Chelsea Olivia, Rano Karno, Raysa, de el el...

Makanya di beberapa toko souvenir juga kreatif menggunakan bahasa Indonesia. Murah...murah... begitu tulisannya, hehe...




Berhubung udara saat itu dua derajat celsius, ditambah angin laut yang sepoi-sepoi, akhirnya kita 'nyerah...masuk dulu ke salah satu cafe di situ, minum coklat panas Chocomel dengan cream-nya yang lembut dan enak banget. Ini memang minuman favorit di Belanda, hampir tiap tempat jual coklat beginian lengkap dengan mesin dan cangkirnya.


Written & Photos by mazEdhoy

© 2015 by Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved

No comments:

Post a Comment