08 July 2016

Hutan Mangrove Jakarta

Cyberedhoy, J-town
08.07.16


Sudah pernah wisata ke hutan mangrove yang ada di Jakarta Utara? saran gue sih kalo ke sana jangan pakai GPS, dijamin 'nyasar ke kolong jembatan tol yang ujungnya buntu. haha...maklum bro, signal menipis cenderung menghilang dan GPS (goyang sedikit mati)...


Begini ceritanya...

Hari itu gue sekeluarga mau main ke kawasan Pluit buat liat wisata alam hutan mangrove yang dibangun Pemprov DKI dengan dukungan CSR perusahaan-perusahaan dan beberapa swadaya dari perguruan tinggi dan sekolah-sekolah.


Lokasinya mending cari Waterboom Pantai Indah Kapuk (PIK), lurus aja sampai mentok bunderan ambil ke kanan arah sekolah Budha yang mentereng megah merimpah 'Tzu Chi' (bacanya Suci). Nah, lokasi hutan ini ada di belakangnya. Ikutin aja petunjuk jalan yang samar-samar warna hijau. Dijamin lebih akurat dibanding GPS tadi.






Saran gue sih kalau ke sini jangan baw rombongan turis asing, harga tiket masuknya 10x lipat kita bro...tuh liat foto di atas, gitu juga kalau loe mau foto pre-wedding, mesti bayar 1,5 juta, terus kalau bawa kamera gede juga bayar 1 juta. Kesan pertama waktu masuk nih tempat pasti keren, paling enggak bayangan gue sih sekeren Jurassic Park versi hutan mangrove.


Parkiran mobil sih cukup seadanya, untung hari itu cerah, jalanan tanah gak becek. Sebelum masuk hutan juga diperiksa, kali aja loe bawa pernak pernik anwh yang dilarang dan ketawan bawa kamera, btw kalau kamera HP sih gak apa-apa.


Ternyata di dalam ya biasa aja, cenderung lembab, enggak sejuk kayak di hutan-hutan tropis. Maklum deket laut dan memang bangunannya juga dikondisikan untuk wisata. Ada kemah untuk camping, jogging/bicycling track, kandang monyet, budi daya tanaman, bisa juga tempat mesitasi cari wangsit. Asal gak kesambet aja, haha...


Kawasan ini luasnya sekitar 99 hektar, 40% berupa hutan mangrove yang berfungsi untuk menahan abrasi ombak dari laut. Wahana sepeda air, kano sampai speed boat juga ada buat keliling hutan dari atas air. Masih banyak areal yang potensial untuk di garap, makanya Pemprov butuh investor dan mematok tiket yang mahal dari turis asing untuk bangun kawasan ini di tengah gempuran pembangunan kawasan mewah di PIK.


Written & Photos by mazEdhoy 
© 2016 by Cyberedhoy Inc, Allrights Reserved








No comments:

Post a Comment